ISTILAH DALAM TRADING FOREX   Leave a comment

Apresiasi: Penguatan sebuah mata uang atau saham, dari akibat respon positif atau deman yang lebih tinggi dari partisipan pasar.

Bear Market: Satu kondisi dimana harga di pasar terus menurun.

Bearish: Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang menurun.

Depresiasi: Turunnya nilai mata uang satu negara terhadap negara lain karena tekanan pasar.

Devaluasi: Penurunan nilai kurs, biasanya karena pengumuman resmi. Fundamental Analysis: Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.

Hedge: Sebuah posisi atau kombinasi beberapa posisi yang diambil untuk mengurangi resiko kerugian.

Lot: Satuan standar untuk deal yang terjadi. Setiap deal, nilai yang ditetapkan adalah dalam jumlah lot. Di Indonesia, besarnya bervariasi bergantung pada kebijakan Dealer/Pialang.

Margin: Modal yang diperlukan sebagai jaminan dalam bertransaksi.

Margin Call: Permintaan dari pialang untuk mnambahkan sejumlah deposit agar posisi yang ada tidak terlikuidasi oleh karena margin telah habis.

Pair: Pasangan mata uang yang ditransaksikan.Contoh EUR/USD, GBP/USD, dsb.

Pips: Satuan terkecil dari forex. Pips diambil dua angka terakhirdari nilai kurs, biasa juga disebut point. Misalnya GBP/USD hari ini bergerak dari 1.8200 ke 1.8250 itu artinya GBP/USD mengalami kenaikan sebanyak 50 pips atau 50 points

Spread: Selisih pip untuk open position pada harga “buy” dan harga “sell”. Semakin kecil Spread, akan semakin menguntungkan Investor dikarenakan untuk mencapai titik impas (BEP) tidak memerlukan pergerakan harga yang besar.

Technical Analysis: Sebuah upaya peninjaulan atau analisis harga sebuah mata uang dengan mempergunakan data statistik seperti harga yang telah terjadi, harga rata-rata, volume, dan lain-lain.

Tick: Perubahan harga dalam rentang tersingkat. Above The Market: Perintah untuk menjual sekuritas atau surat berharga di atas harga pasar saat itu.

Acceleration Theory: Teori yang mengatakan bahwa perubahan pada tingkat konsumsi akan mengakibatkan perubahan yang bahkan lebih besar pada jumlah pembelian dan tingkat produksi. Tindakan ini dilihat sebagai salah satu bentuk pendorong inflasi.

Acceptance: Persetujuan untuk membeli atau menjual sekuritas/kontrak mata uang tertentu pada tanggal tertentu dan dengan harga tertentu dimasa depan.

Account: Semua catatan pembukuan yang menyangkut berbagai transaksi seorang nasabah, termasuk saldo kredit atau debit, floating loss/profit dan nilai buku riil.

Account Balance: Selisih antara debit dan kredit dalam suatu rekening. Bila debitnya lebih besar dari kredit, maka rekening tersebut dikatakan memiliki saldo negatif. Dalam istilah lain disebut defisit. Sedangkan sebaliknya disebut surplus.

Account Executive: Seorang karyawan dari perusahaan pialang/dealer suatu perusahaan pialang saham/valas, disingkat AE. AE padat mengajukan order beli atau jual terhadap sekuritas/mata uang, dan diijinkan mengelola rekening klien. Di negara-negara yang sudah maju, jabatan AE harus memiliki izin/sertifikasi dari badan bursa nasiobal setempat.

Account Statement: Laporan berkala yang menjelaskan status dari berbagai transaksi beli/jual sekuritas/kontrak mata uang seorang nasabah.

Rate of Return: Tingkat laba akuntansi. Laba yang dihasilkan selama suatu periode akuntansi dibagi dengan jumlah uang yang diinvestasikan selama periode yang sama.

Apresiasi: Penguatan sebuah mata uang atau saham, dari akibat respon positif atau deman yang lebih tinggi dari partisipan pasar.

Arbitrage: Pembelian atau penjualan saham/valuta asing/longam mulia/obligasi/atau komuditas lain dari satu pasar ke pasar lainnya yang terpisah tetapi berhubungan. Peluang arbitrage muncul saat dua perusahaan berencana melakukan merger atau ketika suatu kontrak mata uang ditransaksikan di lain jenis pasar, agar didapat keseimbangan nilai atau selisih kurs spot lewat cross rate.

Arbitrage Bond: Obligasi-obligasi minisipal yang diterbitkan dengan tujuan untuk mendanai ulang obligasi berbunga lebih tinggi sebelum obligasi ini boleh ditebus. Untuk mendapatkan keuntungan suku bugan, dana hasil penerbitan baru diinvestasikandalam sekutiras-sekuritas surat utang tertentu sampai tanggal penebusan tiba.

Arithmatic Investing: Metode investasi yang mengurangi resiko yang dihadapi investor dengan cara mengestimasi tingkat keuntungan sepanjang peroide waktu tertentu.

Around: Beberpa poin diatas atau dibawah harga target (harga par). Misalnya, ketika mengkuotasikan premium atau harga spot yang ingin dibeli/jual. Istilah three-three around berarti 3 poin dibawah atau diatas harga yang diinginkan (par).

Ask Price: Harga penawaran penjualan suatu kontrak mata uang/saham. Asset: Segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu, dari mulai bangunan, perlalatan, hingga aktiva yang tak berwujud seperti paten dan reputasi.

Asset Allocation: Alokasi investasi dalam berbagai asset demi meraih tujuan-tujuan tertentu seperti level resiko, tingkat keuntungan, dan potensi apresiasi.

Asset Play: Sebuah sekuritas/saham yang menarik, karena harga pasarnya tidak mencerminkan nilai dari asset-asset perusahaannya. Asset Valuation

Estimasi: nilai suatu asset yang akan menjadi dasar pengenaan pajak. At a

Discount: Sekuritas yang dijual dengan harga dibawah nilai par.

At a Premium: Sekuritas yang dijual dengan harga diatas nilai par.

At Best: Perintah untuk membeli sekuritas pada harga terbaik tersedia.

Bad Debt: Kredit macet, atau saldo piutang kredit yang tak tertagih dan kemudian dibiayakan oleh perusahaan.

Bail Out: Penalangan.

Balance: Saldo.

Balance Budget: Anggaran berimbang. Ekspektasi penerimaan sama dengan ekspektasi pengeluaran selama suatu periopde tertentu.

Balance of Payment: Neraca pembayaran.

Balance of Trade: Nilai dari ekspor dikurangi impor suatu negara.

Balance Sheet: Neraca.

Bar Charts: Diagram batang. Jenis grafik ini menunjukan harga pembukaan, penutupan tertinggi, dan terendah dari suatu mata uang atau saham. Perubahan-perubahan nilainya terjadi dari waktu ke waktu. Biasanya dipakai oleh kalangan dealer/trader di mata uang/sekuritas untuk melakukan forcasting, atau perkiraan harga yang mungkin muncul dimasa yang akan datang. Pada analisis bar charts ini dikenal pula berbagai macam pola (chart pattern) yang menggambarkan se\uatu kondisi kumpulan harga pada masa tertentu untuk kemudian diantaisipasi gerakan harga selanjutnya menurut pola yang sudah pernah terjadi dimasa lampau.

Base Currency: Dalam pengertian umum, hal ini menjelaskan sebuah mata uang yang dimiliki seorang investor dalam neracanya. Dalam pasar valas, Dollar AS normalnya dinamakan sebagai base currency untuk diperdagangkan terhadap berbagai mata uang lainnya.

Bear Market: Satu kondisi dimana harga di pasar terus menurun.

Bearish: Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang menurun.

Transaction cost Bid Rate: Harga yang dikehendaki oleh trader untuk membeli sebuah mata uang tertentu.

Bid/Ask Spread: Perbedaan harga beli dan jual pada suatu waktu tertentu. Jarak/perbedaan harga beli dan jual ini sering dijadikan indikasi likuiditas pasar. Artinya, jika spread semakin berkurang, maka semakin tinggi likuiditas keadaan pasar saat itu.

Boiler Room: Ruangan yang penuh sesak dengan pesawat telepon, yang digunakan oleh tenaga-tenaga pemasaran untuk menawarkan berbagai sekuritas spekulatif dan sekuritas palsu kepada infvestor prospektif.

Bottom Price: Harga terendah yang terjadi pada rentang waktu tertentu.

Cable: Istilah lain yang dialamatkan para trader valas global untuk sebuah nilai tukar STERLING/DOLLAR. Disebut demikian dikarenakan awalnya nilai tukar tersebut memang ditransmisikan lewat sebuah kabel pengirim (transatlantic cable) yang dimulai pada pertengahan 1800.

Candlestick Chart: Sebuah jenis grafik yang mengindikasikan kisaran transaksi pada suatu mata uang/saham. Berisi informasi mengenai harga Pembukaan, Tertinggi, Terndah,dan Penutupan. Jika harga penutupan berada diatas harga pembukaan, maka jenis Candle kosong, sebaliknya jika harga penutupan berada dibawah harga pembukaan (harga turun) maka candle akan berisi. Pola analisis ini diperkenalkan pertama kali oleh para pedagang komuditas di Jepang pada awal abad 18-an.

Central Bank: Bank milik pemerintah yang bertugas menangani kebijakan moneter negara yang bersangkutan. Sebagai contoh, di Amerika disebut Federal Reserve, di Indonesia Bank Indonesia.

Chartist: Seseorang yang menggunakan chart dan grafik, serta membuat interpretasi trend data/sejarah pergerakan harga untuk menentukan trend dan membuat prediksi dimasa yang akan datang. Sering disebut juga sebagai Pialang

Teknkikal Choice Market: Satu kondisi dimana harga pasar tak ada selisih. Semua pembeli dan penjual menunjuk di harga sama.

Clearing: Proses penyelesaian dari sebuah transaksi

Closed Postion: Penutupan posisi dilakukan setelah pembukaan dilakukan. Bila pembukaan posisi adalah Buy maka penutupannya adalah Sell dan sebaliknya.

Collateral: Sesuatu kecenderungan pada keamanan sebuah pinjaman atau sebagai garansi dari pelaksanaan.

Commission: Biaya Komisi yang dibebankan oleh seorang broker terhadap investornya.

Confirmation: Bentuk konfirmasi baik dalam bentuk rekaman maupun dokumen yang mengindikasikan telah terjadinya sebuah transaksi dari konterparti atau pihak tertentu yang bersangkutan dengan jumlah, satuan dan waktu transaksi tersebut dilakukan.

Contagion: Kencederungan/tendensi sebuah krisis ekonomi pada satu pasar beralih ke pasar lainnya. P Contract: Standar dari satuan transaksi. Biasanya juga merupakan minimal satuan kontrak transaksi.

Country Risk: Resiko yang diartikan bersumber dari landasan utama transaksi tersebut dilakukan, termasuk pertimbangan legal dan kondisi politik sebuah daerah.

Cross Rate: Nilai tukar antara satu atau beberapa mata uang yang tidak menjadi patokan standar negara dimana mata uang tersebut diperdagangkan. Contohnya adalah, di Indonesia atau di Amerika Serikat transkasi mata uang EUR/JPY akan disebut sebagai transaksi cross rate, dimana untuk negara kawasan zona Euro dan Jepang kedua mata uang tersebut disebut sebagai mata uang primer yang diperdagangkan.

Currency: Sebuah mata uang yang dilegalkan oleh sebuah negara yang dimonitor langsung oleh bank sentralnya dan digunakan sebagai alat transaksi resmi negara tesebut.

Currency Risk: Peluang resiko yang mungkin ada pada sebuah perubahan harga saat ini atau pun dimasa yang akan datang.

Currency Symbol: Singkatan untuk mata uang sebuah negara.

Day Trading: Mengacu pada sebuah posisi transaksi keuangan tertentu yang dibuka dan ditutup pada hari yang sama (tidak bermalam).

Dealer: Seorang individu yang bertindak melakukan berbagai transaksi keuangan untuk dan atas nama satu prinsipal tertentu atau konterparti. Biasanya Prinsipal tertentu mengambil satu posisi yang berharap akan dapat memetik keuntungan dari selisih harga transaksi tersebut dari konterpartinya. Hal yang lain dilakukan oleh seorang broker biasanya menjadi perantara transaksi tertentu dari individual atau korporasi baik untuk transaksi jual maupun beli dengan mendapatkan komisi transkaksi.

Deficit: Sebuah kondisi negatif pada suatu neraca perdagangan/pembiayaan. Depresiasi: Turunnya nilai mata uang satu negara terhadap negara lain karena tekanan pasar.

Derivative: Kontrak perdagangan yang dapat berubah-ubah nilainya sesuai dengan pergerakan harga atau waktu. Contoh yang paling umum dari konrak jenis ini adalah saham dan forex. Devaluasi: Penurunan nilai kurs, biasanya karena pengumuman resmi.

Dove: Kebijakan ekonomi yang cenderung untuk menahan atau bahkan menurunkan suku bunga. Pelaku kebijakan dove percaya bahwa naiknya inflasi tidak terlalu berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat umum sehingga menaikkan suku bunga tidak diperlukan.

Euro: Kurs dari European Monetary Union (EMU), perserikatan negara-negara Eropa.

European Monetary union (EMU): Merupakan perserikatan negara-negara Eropa.

Foreign Exchange (forex, FX): Pertukaran mata uang asing, secara sederhananya adalah dengan membeli dan menjualnya kembali pada harga yang berbeda.

Fundamental Analysis: Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.

Gross Domestic Product (GDP): Nilai keseluruhan dari hasil produksi suatu negara, pendapatan berdasarkan batas fisik negara tersebut.

Hedge: Sebuah posisi atau kombinasi beberapa posisi yang diambil untuk mengurangi resiko kerugian.

Hit the Bid: Istilah sebagai diterimanya penjualan pada bid yang diinginkan.

Indikator Ekonomi: Data statistik yang dikeluarkan pemerintah menyangkut pertumbuhan ekonominya. Indikator umum antara lain tingkat pengangguran, produk domestik bruto, inflasi, retail sales, dsb.

Inflation: Kondisi ekonomi dimana harga barang-barang mengalami kenaikan sehingga mengurangi daya konsumsi.

Initial Margin Deposit: minimum yang dikenakan untuk memulai bertransaksi sebagai jaminan dimasa yang akan datang (future).

Intervention: Aksi yang diambil oleh Bank Sentral untuk mengontrol mata uang negara yang bersangkutan.

Leading Indicator: Statistik utama yang digunakan untuk memprediksikan aktivitas ekonomi dimasa yang akan datang.

Leverage: Biasa disebut juga margin. Rasio yang dibutuhkan dalam bertransaksi pada forex. Contoh, apabila leverage yang ditetapkan 1:100 maka dengan $500, nasabah dapat membeli Dollar 100 kali lipatnya yaitu $50000.

Limit Order: Digunakan untuk membatasi nilai maksimum pada transaksi yang diinginkan sehingga apabila telah mencapai rate yang diinginkan maka akan posisi akan tertutup dengan sendirinya.

Liquidation: Penutupan posisi yang ada melalui eksekusi yang dilakukan trader atau pun oleh sistem.

Long Position: Posisi yang dibuka pada rentang waktu yang panjang.

Lot: Satuan standar untuk deal yang terjadi. Setiap deal, nilai yang ditetapkan adalah dalam jumlah lot. Di Indonesia, besarnya bervariasi berganutng pada kebijakan Dealer/Pialang.

Margin: Modal yang diperlukan sebagai jaminan dalam bertransaksi.

Margin Call: Permintaan dari pialang untuk mnambahkan sejumlah deposit agar posisi yang ada tidak terlikuidasi oleh karena margin telah habis.

Offer (ask): Rate yang diberikan dealer pada saat penjualan kurs.

Ask’ One Cancel Others (OCO): Salah satu order yang membatalkan order lainnya karena tereksekusinya satu diantara kedua order tersebut.

Open Order: Order yang tereksekusi.

Open Position: Transaksi yang sedang aktif. Perubahan nilai kurs untuk pair yang open berarti terjadi juga perubahan profit/loss.

Order: Instruksi untuk mengeksekusi perdagangan pada rate tertentu.

Overnight Position: Open position yang terus berlangsung sampai bussiness day dihari berikutnya.

Pair: Pasangan mata uang yang ditransaksikan.Contoh EURUSD, GBPUSD, dsb.

Pips: Satuan terkecil dari forex. Pips diambil dua angka terakhirdari nilai kurs, biasa juga disebut point. Misalnya GBPUSD hari ini bergerak dari 1.8200 ke 1.8250 itu artinya GBPUSD mengalami kenaikan sebanyak 50 pips atau 50 points Political Risk: Resiko yang mungkin muncul pada perubahan kurs karena perihal politik.

Premium: Untuk setiap transaksi yang melewarti satu hari (overnight position) maka akan dikenakan premium oleh pihak bank yang besarnya bisa positif atau negatif.

Price Transparency: Menyangkut validitas harga yang ditawarkan dealer. Harga harus dapat diakses semua orang dan valid.

Profit/Loss atau P/L atau Gain/Loss: Keuntungan/kerugian yang ter-realisasi setelah open position di tutup.

Quote: Nilai kurs. Biasanya digunakan hanya untuk sekedar informasi.

Range: Selisih antara harga tertinggi dan terendah pada momen tertentu.

Resistance Point: Level psikologis tertentu yang berada diatas harga pada saat tersebut. Pada saat menjelang resistance point diharapkan pasar akan menjual kembali kurs yang telah dibeli sehingga nilai tukar akan melemah.

Revaluation: Menguatnya nilai tukar dari suatu mata uang karena adanya intervensi Bank Sentral negara yang bersangkutan. Lawan dari devaluasi.

Risk: Resiko karena adanya hal-hal yang tidak pasti atau diluar perhitungan yang ada yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Risk Managemet: Sejumlah analisa dan fasilitas yang digunakan untuk meminimalisasikan resiko dan mencegah kerugian.

Roll Over: Kontrak perdagangan yang diteruskan pada hari berikutnya sampai dilakukannya penutupan posisi. Produk-produk lantai bursa merupakan kontrak jenis ini.

Settlement: Proses penempatan dan perekaman transaksi yang ditempatkan oleh trader menyangkut harga dan kurs basis yang berlaku. Dilakukan oleh dealer melalui system.

Short Position: Istilah lain untuk pembukaan Open Sell.

Spot Price: Harga market pada saat itu.

Spread: Selisih pip untuk open position pada harga “buy” dan harga “sell”. Semakin kecil Spread, akan semakin menguntungkan Investor dikarenakan untuk mencapai titik impas (BEP) tidak memerlukan pergerakan harga yang besar.

Sterling: Kata lain dari mata uang Pound Inggris.

Stop Loss Order: Order yang diberikan untuk sebuah transaksi pada titik tertentu sehingga apabila nilai tukar kurs telah menyentuh titik tersebut, secara otomatis order ditutup posisinya. Ini merupakan “batas bawah” untuk mencegah kerugian lebih jauh.

Support Level: Batas bawah tertentu yang telah dianalisa. Diharapkan menjelang batas ini, nilai tukar kurs akan kembali menguat. Merupakan lawan dari “resistance”.

Swap: Sebuah swap mata uang adalah transaksi yang simultan pada jumlah tertentu yang diberikan pada sebuah mata uang yang levelnya ditentukan kemudian.

Technical Analysis: Sebuah upaya peninjaulan atau analisis harga sebuah mata uang dengan mempergunakan data statistik seperti harga yang telah terjadi, harga rata-rata, volume, dan lain-lain.

Tick: Perubahan harga dalam rentang tersingkat. Tomorrow Next (Tom/Next): Jenis transaksi pembelian atau penjualan dari sebuah mata uang untuk penyerahan sehari sesudahnya.

Transaction Cost: Biaya transaksi finansial yang dibutuhkan.

Transaction Date: Tanggal transaksi. Turnover: Total nilai uang (volume) dalam seluruh transaksi keuangan pada suatu waktu.

Two Ways Transaction: Transaksi dua arah.

Uptick: Harga kurs yang baru yang nilainya ternyata lebih tinggi dari nilai yang diprediksikan US

Prime Rate: Suku bunga pinjaman yang diberikan oleh bank komersial kepada konsumen komersial utamanya. Jenis suku bunga lainnya biasanya tergantung dari jenis suku bunga ini, yang dalam banyak hal ?tapi tidak selalu- bergantung pada tren-tren dimasa lalu dan tren-tren potensial dimasa depan. Value Date: Tanggal yang ditentukan oleh sebuah perusahaan pialang untuk kebutuhan suatu transaksi atau pembayaran yang jatuh tempo, dalam keadaan normal biasanya dibutuhkan waktu dua hari kerja. Juga dikenal dengan istilah Tanggal Jatuh Tempo.

Variation Margin: Dana yang harus diminta seorang broker pada kliennya untuk kebutuhan posisi di pasar mata uang yang ingin dipertahankan oleh kliennya tersebut.

Volatility: Suatu harga dikatakan high volatility bila harga tersebut bergerak aktif naik turun dengan cepat.

Volatility (Vol): Sebuah metode statistik yang mengukur pergerakan harga di pasar dalam satu periode waktu tertentu.

Whipsaw: Istilah lainnya untuk sebuah kondisi pasar yang memiliki tingkat volatelitas harga yang tinggi, dimana sebuah mata uang bergerak sangat cepat pada satu arah, dan kemudian diikuti oleh pembalikan harga seketika.

Equity(Ekuitas) – bagian aman dari rekening klien, dengan mempertimbangkan posisi terbuka, yang terikat dengan saldo dan nilai pengambangan (keuntungan/kerugian) dengan rumus sebagai berikut: Balance (saldo) + Floating rate (nilai pengambangan) + Swap (pertukaran), yaitu dana yang tersedia di rekening klien dikurangi dari jumlah yang diperlukan untuk posisi terbuka, ditambah dengan pendapatan untuk posisi terbuka saat ini.

Free margin(margin bebas) – dana, yang tidak digunakan untuk keamanan posisi terbuka. Dihitung dengan rumus sebagai berikut: Free Margin = Equity – Margin.

Margin(Batas) – Ekuitas wajib yang harus disetor oleh investor untuk menjamin posisi sama dengan 1% (ketika leverage – 1:100) dari setoran posisi terbuka. Margin level(tingkat margin) – menentukan kondisi dari sebuah rekening. Dihitung dengan rumus sebagai berikut :(Equity/Margin )* 100%.

Base currency(mata uang dasar) – unit mata uang yang dimana sebuah rekening, saldo, biaya komisi dan pembayaran ditujukan dan dihitung.

Balance(saldo) – total hasil keuangan dari transaksi yang telah diselesaikan dengan sempurna dan setoran/penarikan ke/dari rekening. Broker – firma yang memberikan layanan pengkreditan dan dukungan trader. Bulls – trader yang bergantung pada eskalasi nilai tukar mata uang.

Bull market – pasar yang cenderung menuju nilai tukar yang terus naik. Currency pair(pasangan mata uang) – dua mata uang yang menyusun nilai tukar mata uang asing. Sebagai contoh, EUR/USD. Rising trend(trend yang naik) – setiap kali muncul kurva nilai tertinggi, dibandingkan dengan nilai tukar sebelumnya. Titik kurva terendah dihubungkan dengan garus lurus – garis tren.

Intraday trade – perdagangan yang diarahkan pada perolehan keuntungan dalam satu hari.

Dealing – perdagangan mata uang non-tunai. Dealing center – perusahaan yang memberikan akses ke pasar uang.

Account history(riwayat rekening) – daftar transaksi dan kegiatran non-trading secara lengkap.

Client – pihak secara fisik maupun legal yang melakukan kegiatan dengan perusahaan.

Trend lines(garis trend) – Garis ini berupa garis lurus, dengan kemiringan positif, yang digambarkan pada grafik melewati titik-titik rendah ketika kecenderungannya naik, dan dengan kemiringan negatif, yang digambarkan pada titik-titik tinggi ketika kecenderungannya menurun. Garis ini menentukan trend saat ini. Garis trend biasanya memberikan sinyal terhadap perubahan kecenderungan

Client log file – file yang dibuat oleh terminal klien, yang merekam semua permintaan dan pesanan yang dikirim dari klien ke dealer dengan tingkat akurasi 1 detik.

Server log file – file yang dibuat oleh terminal klien, yang merekam semua permintaan dan pesanan yang diterima dari klien ke dealer, dan juga hasil pemrosesan, dengan tingkat akurasi 1 detik.

Margin trading – dengan menggunakan uang pinjaman untuk membeli sekuritas, dengan harapan mendapatkan keuntungan yang bertambah.

Market-makers – bank-bank besar dan firma-firma keuangan yang memberikan likuiditas dengan menerima perdagangan mata uang sisi lainnya, sekuritas atau kontrak di masa mendatang.

Initial margin (margin awal) – Setoran awal dari jaminan yang diperlukan untuk masuk ke suatu posisi sebagai jaminan untuk kinerja di masa mendatang.

Non-trading operation(kegiatan non-trading) – penyetoran atau penarikan dana dari rekening trading, atau penambahan kredit.

Normal market conditions(kondisi pasar normal) – kondisi pasar yang memenuhi persyaratan berikut ini: – tidak adanya pemutusan yang nyata terkait dengan kutipan platform trading; – tidak adanya dinamika harga yang terlalu mendadak; – tidak adanya gap harga yang terlalu besar; Trade operation volume – jumlah lot dikalikan dengan ukuran lot.

Open position(posisi terbuka) – bagian pertama dari hasil transaksi secara lengkap; pada posisi pembukaan, klien memiliki kewajiban sebagai berikut: – menutup trading terbalik dengan jumlah yang sama; – mempertahankan ekuitas yang tidak kurang dari 10% dari margin yang diharuskan.

Market opening(pembukaan pasar) – pembukaan kembali perdagangan setelah akhir pekan, hari libur atau setelah interval istirahat selama sesi perdagangan.

Pending order(pesanan tunggu) – klien menginstruksikan dealer untuk membeli atau menjual ketika harga mencapai level pesanan.

Complete closed transaction(transaksi tertutup sempurna) – terdiri dari dua operasi trading yang berlawanan dan sama (posisi pembukaan dan penutupan): pembelian diikuti dengan penjualan atau penjualan yang diikuti dengan pembelian.

Quote tread – blok data numerik yang menjelaskan arti harga pada periode waktu tertentu.

Pips (points) – unit harga terkecil untuk mata uang asing, juga disebut dengan points.

Lot Size(ukuran lot) – jumlah aset, produk, atau mata uang dasar yang ditentukan di dalam kontrak per satu lot.

Developer(pengembang) – “ adalah pengembang platform trading.

Accounting currency(Mata uang akuntansi) – unit mata uang dimana operasi penyetoran dan penarikan dilakukan.

Range(kisaran) – jarak antara tingkat dukungan dan tingkat penolakan.

Swap – sumber daya uang yang dikurangi atau ditambahkan ke rekening klien untuk meloloskan posisi dalam satu malam.

Adviser – jenis algoritma manajemen rekening trading dalam bentuk program yang berbasis MetaQuote Language 4. Program ini mengirimkan permintaan dan pesanan ke server menggunakan terminal klien.

Spike – lihat “Non-market quoting”. Contract specifications(spesifikasi kontrak) – istilah trading yang paling utama (seperti spread, ukuran lot, kuantitas operasi trading minimal, perubahan volume operasi trading, pergerakan, margin awal, margin pengunci, dll) untuk setiap instrumen.

Spread – perbedaan pip antara harga Penawaran dan harga Permintaan.

Account(rekening) – rekening personal khusus yang dibuka oleh klien di perusahaan. Rekening ini digunakan untuk mengimbangi kewajiban klien dan dealer, yang muncul dari kesepakatan di bawah perjanjian saat ini.

Ticker – nomor identifikasi khusus yang diberikan setiap posisi pembukaan atau pesanan tunggu di dalam platform trading

Trading operation(Transaksi trading) – ketika Klien membeli atau menjual instrumen apapun.

Trading platform – sekumpulan software dan sumber daya teknis yang mendukung informasi trading pasar keuangan yang diterima secara real time; memproses transaksi trading, mempertimbangkan kewajiban timbal balik antara klien dan dealer, dan memperhatikan kondisi dan batasan-batasan. Menyesuaikan dengan peraturan saat ini, trading platform terdiri dari terminal “Server” dan terminal “Klien” Trading Account(rekening trading) – kegiatan pengambilan stok pribadi secara khusus yang didaftarkan pada platform trading, dimana transaksi tertutup, posisi terbuka, transaksi non-pasar secara lengkap tercermin di dalamnya.

Transaction(Transaksi) – kegiatan perdagangan dimana sumber daya uang bergerak dari mata uang dasar ke mata uang yang diminta dan sebaliknya.

Trader – orang, yang berdagang mata uang pada pasar Forex untuk mendapatkan keuntungan.

Trend – arahan pergerakan harga secara umum.

Order level(Level pesanan) – harga order.

Support level(level dukungan) – batas terendah saluran. Resistance level(level penolakan) – batas tertinggi saluran.

Figure – perubahan harga untuk 100 pips. Sebagai contoh, perubahan harga EUR/USD dari 1,3770 ke 1,3870 0 ini berarti figurnya naik.

Force major circumstances(Kejadian yang tidak terduga) – kejadian yang tidak dapat diramalkan atau dicegah. Yang meliputi: Bencana alam; perang; kegiatan terorisme; tindakan pemerintah, tindakan pihak pemerintah yang berwenang baik eksekutif maupun legislatif; serangan hacker, dan tindakan-tindakan lain terhadap server yang melanggar hukum.

Hedging – operasi yang melindungi aset atau pasiva terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang asing.

Harga sebelum kutipan non-market – harga penutupan per menit, sebelum menit dengan kutipan non-pasar.

Gap Harga – terjadi ketika: – Harga Penawaran sekarang lebih tinggi dibanding harga Permintaan sebelumnya; – Harga Penawaran sekarang lebih rendah dibanding harga Permintaan sebelumnya.

Gap harga pembukaan pasar – terjadi ketika: – Harga Pembukaan pasar lebih tinggi dibanding harga penutupan pasar sebelumnya; – Harga pembukaan pasar lebih rendah dibanding harga penutupan pasar; Kesalahan nyata – posisi klien pada saat pembukaan/penutupan atau pesanan klien pada harga yang jauh berbeda dari harga penawaran per instrumen penawaran saat ini pada saat pemrosesan. Atau aktivitas atau ketidakaktifan dealer yang terkait dengan penentuan kesalahan harga pasar pada saat ini.

Posted May 31, 2011 by HAVARA TRADER in KAMUS FOREX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: